WEDA –Rabu 12/03/2026, Sejumlah pekerja di kawasan tambang nikel Weda mengungkapkan keluhan terkait kondisi kerja yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar kelayakan bagi para pekerja di sektor pertambangan.
Keluhan tersebut mencakup upah yang dianggap tidak sebanding dengan risiko pekerjaan, serta kondisi fasilitas kerja yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius dari pihak perusahaan.
Salah satu pekerja yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa para pekerja di industri tambang nikel harus menghadapi pekerjaan berat dengan tingkat risiko yang tinggi setiap harinya. Namun, menurutnya, upah yang diterima berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan.
“Pekerjaan di tambang sangat berat dan berisiko. Kami tidak pernah takut bekerja keras, tetapi kami berharap ada perhatian terhadap kesejahteraan pekerja,” ujarnya.
Selain persoalan upah, para pekerja juga menyoroti kondisi lingkungan kerja yang dinilai kurang terawat. Di beberapa area kerja, masih ditemukan sampah dan limbah yang berserakan, serta saluran air yang dipenuhi kotoran sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan pekerja.
Tidak hanya itu, fasilitas dasar seperti tempat makan dan toilet juga menjadi sorotan. Para pekerja berharap fasilitas tersebut dapat ditingkatkan agar lebih layak dan memenuhi standar kesehatan.
Para pekerja menilai bahwa penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seharusnya tidak hanya menjadi kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan secara nyata di lapangan.
Menurut mereka, perhatian terhadap kesejahteraan pekerja sangat penting, mengingat aktivitas pertambangan memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan.
Para pekerja berharap perusahaan maupun pihak terkait dapat melakukan evaluasi terhadap kondisi kerja di lapangan, termasuk peningkatan fasilitas, jaminan keselamatan, serta kesejahteraan pekerja.
Mereka juga berharap pemerintah dapat melakukan pengawasan agar standar ketenagakerjaan dan keselamatan kerja di sektor pertambangan dapat berjalan sebagaimana mestinya.
“Yang kami inginkan bukan kemewahan, tetapi kelayakan. Kami ingin bekerja dengan aman, sehat, dan diperlakukan secara manusiawi,” ungkap salah satu pekerja.
Para pekerja berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian bersama, sehingga kondisi kerja di sektor pertambangan dapat semakin baik dan memberikan perlindungan yang layak bagi para pekerja.
