Ternate / Manado, 5 Desember 2025 – Dalam rangka menjaga ketersediaan pangan di Ternate, pemerintah setempat menggandeng Koperasi Wale Tani Mapalus di Sulawesi Utara sebagai mitra langsung distribusi.
Koperasi ini dikenal sebagai sentra produksi dan distribusi hortikultura seperti cabai, tomat, bawang, dan sayuran — komoditas yang sangat dibutuhkan warga Ternate.
Pada kunjungan ke fasilitas produksi, Sekda dan jajaran TPID memantau langsung proses produksi, pengemasan, hingga pengiriman. Tujuannya: memangkas mata rantai distribusi agar biaya logistik dapat ditekan dan harga tetap terjangkau bagi konsumen.
Dengan skema “direct supply” melalui koperasi, distribusi diproyeksikan lebih cepat, pasokan lebih stabil, dan kualitas tetap terjaga. Hal ini diharapkan bisa mendongkrak kemandirian pangan sekaligus memberikan nilai ekonomi yang adil bagi petani.
Kolaborasi ini tak hanya soal pasokan; juga membuka peluang penguatan sektor UMKM dan perdagangan antarwilayah, serta menciptakan pembangunan ekonomi inklusif berbasis ketahanan pangan.
