TIDORE KEPULAUAN — Staf Ahli Wali Kota Tidore Kepulauan Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan, Abdul Hakim Adjam, berharap Festival Doe-Doe Guraping dapat terus berkembang sebagai ruang strategis pelestarian budaya sekaligus wadah kreativitas masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Abdul Hakim saat membuka secara resmi Festival Doe-Doe ke-5 Tahun 2025 yang digelar di Pantai Wisata Doe-Doe, Kelurahan Guraping, Kecamatan Oba Utara, pada Desember 2025.
Dalam sambutannya, Abdul Hakim menyampaikan apresiasi kepada para pemuda bersama masyarakat Guraping yang tergabung dalam panitia pelaksana. Ia menilai keberanian dan kreativitas panitia dalam menyelenggarakan festival budaya ini patut diapresiasi karena mampu menampilkan keberagaman, keunikan, dan keindahan budaya lokal.
“Pemerintah Kota Tidore Kepulauan memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemuda dan masyarakat Guraping yang telah berani menunjukkan kreativitasnya melalui sebuah acara budaya yang sarat dengan nilai kearifan lokal,” ujar Abdul Hakim.
Ia menegaskan, keberhasilan dan perkembangan Festival Doe-Doe Guraping tidak terlepas dari kerja keras panitia, partisipasi aktif masyarakat, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dan Kesultanan Tidore.
Menurutnya, meskipun masih terdapat berbagai harapan dan keinginan yang belum sepenuhnya terwujud, pelaksanaan Festival Doe-Doe Guraping Tahun 2025 telah berjalan dengan sangat baik.
“Kami percaya bahwa festival ini akan terus berkembang. Tahun depan, Festival Doe-Doe Guraping tentu akan lebih meriah dan lebih semarak dibandingkan tahun ini,” ungkapnya.
Mengakhiri sambutannya, Abdul Hakim berharap Festival Doe-Doe Guraping dapat menjadi wadah ideal dalam menjaga dan melestarikan budaya serta tradisi, sekaligus memperkenalkan keindahan dan kekayaan budaya yang dimiliki Tidore Kepulauan kepada masyarakat luas.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Tidore Kepulauan, khususnya warga Kecamatan Oba Utara, untuk hadir dan memeriahkan Festival Doe-Doe ke-5 Tahun 2025 dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat persaudaraan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Festival Doe-Doe Guraping 2025, Riyad A. Syamsudin, menjelaskan bahwa festival tersebut berlangsung selama empat hari, mulai 10 hingga 13 Desember 2025, bertempat di Pantai Wisata Doe-Doe.
Sebelum pelaksanaan festival, panitia telah menggelar rangkaian pra-acara berupa ritual adat sogoroho gam dan ratib taji besi, sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai adat dan tradisi setempat.
Selama pelaksanaan festival, berbagai kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya lomba mancing, lomba tarian kreasi, fun run 5K, talk show ekonomi kreatif bersama Gekraf Tidore, makan popeda gratis, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Festival Doe-Doe Guraping 2025 dijadwalkan akan ditutup dengan hiburan rakyat yang menghadirkan artis dari Indonesia Timur.
Tim Redaksi
