filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 180; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 33;
LABUHA, HALMAHERA SELATAN — Genangan air kembali merendam Pasar Labuha setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Kondisi ini membuat para pedagang resah karena berpotensi merusak barang dagangan dan mengganggu aktivitas perekonomian di pusat pasar tradisional itu, Pada Minggu (14/12/2025)
Sejumlah pemilik toko mengungkapkan bahwa air dengan cepat menggenangi area pasar setiap kali hujan turun. Mereka menilai, sistem drainase yang tidak memadai menjadi penyebab utama lambatnya aliran air keluar dari kawasan pasar.
“Setiap hujan deras, kami selalu waswas. Kalau hujan susulan datang, kerusakan barang dagangan tidak bisa dihindari,” kata salah satu pemilik toko.
Pedagang kaki lima pun merasakan dampak serupa. Mereka harus memindahkan dagangan ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam air, yang secara langsung mengurangi kenyamanan dan pendapatan mereka.
Para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap infrastruktur pasar, khususnya sistem drainase, agar kejadian serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.
Sampai saat ini, para pedagang masih menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah demi menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi di Pasar Labuha.
Redaksi: Sardin
