JAKARTA – Persija Jakarta menutup laga tunda pekan kedelapan BRI Super League dengan kemenangan meyakinkan atas Bhayangkara FC.
Macan Kemayoran tampil dominan dan menang 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senin (29/12/2025) malam.
Gol-gol kemenangan Persija lahir melalui aksi Allano menit ke-45 melalui penalti, bunuh diri Putu Gede (61′), serta satu gol tambahan Jordi Amat (78′).
Persija Sempat Kesulitan
Selepas pertandingan, Ricky Nelson yang ditunjuk sebagai pelatih sementara Persija mengungkap anak asuhnya sempat menghadapi tantangan besar di paruh pertama.
Dia menilai Bhayangkara tampil berbeda dibandingkan hasil pengamatan sebelumnya.
“Kami bersyukur atas hasil ini. Di babak pertama permainan cukup sulit karena Bhayangkara melakukan penyesuaian.”
“Mereka bertahan sangat dalam, hampir enam pemain berada di area sendiri, sehingga kami kesulitan membongkar pertahanan mereka,” ucap Ricky.
Penalti Allano Ubah Arah Pertandingan
Menurutnya, momentum pertandingan berubah setelah Persija mampu memanfaatkan situasi transisi yang berujung penalti.
“Dari situ suasana pertandingan berubah. Di babak kedua, permainan menjadi lebih terbuka dan kami punya lebih banyak kesempatan untuk masuk ke area pertahanan mereka,” tambahnya.
Ricky juga menegaskan bahwa tambahan tiga poin ini sangat berarti bagi Persija dalam persaingan di papan atas klasemen.
Kemenangan ini penting karena membuat kami menutup tahun dengan posisi yang tetap kompetitif. Peluang untuk naik ke puncak masih terbuka di putaran kedua dan laga-laga berikutnya,” tandasnya.
Persija Jaga Momentum di Papan Atas
Kemenangan atas Bhayangkara FC membawa Persija bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League dengan 32 poin.
Hasil meyakinkan ini menguatkan posisi Persija sebagai salah satu penantang serius perburuan gelar juara Super League.
(Fadlli Achmads Am)
