Halmahera Selatan – Kepala Desa Yomen, Kecamatan Joronga, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), diduga tidak menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan desa.
Dugaan tersebut memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat yang menilai pengelolaan anggaran desa tidak transparan dan tidak berdampak pada pembangunan infrastruktur.
Sejumlah warga Desa Yomen menyampaikan bahwa anggaran desa yang dinilai cukup besar tidak terlihat hasilnya di lapangan. Hingga kini, masyarakat mengaku belum merasakan pembangunan yang signifikan. Bahkan, satu ruas jalan desa pun tidak dibangun, sehingga kondisi jalan desa sangat memprihatinkan dan rusak parah.
“Jalan desa kami seperti jalan kebun, rusak dan berlumpur. Padahal anggaran desa besar setiap tahun, tapi kami tidak tahu digunakan untuk apa,” ungkap salah satu warga Desa Yomen.
Warga juga menilai Kepala Desa Yomen tidak pernah menyampaikan laporan penggunaan anggaran secara terbuka kepada masyarakat, baik melalui musyawarah desa maupun papan informasi publik, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Kondisi tersebut dinilai bertentangan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.
Masyarakat Desa Yomen secara tegas meminta Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan agar tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas terhadap Kepala Desa Yomen. Warga berharap dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan penggunaan dana desa.
Selain itu, masyarakat juga mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk turun tangan. Jika ditemukan adanya penyalahgunaan atau penyelewengan anggaran negara, warga meminta agar diproses sesuai dengan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.
“Kalau uang negara tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, maka harus diproses hukum. Kami hanya ingin keadilan dan pembangunan di desa kami,” tegas warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Desa Yomen belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut.
Redaksi
Zainudin Jabir
Kabiro Media
