Ternate — Pemerintah Kota Ternate kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kehidupan beragama dan memperkuat kerukunan umat dengan meresmikan dua gereja di Kecamatan Pulau Batang Dua. Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Jusuf Sunya, mewakili Wali Kota Ternate.
Acara peresmian berlangsung penuh sukacita dan dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, serta warga dari dua jemaat yang kini memiliki rumah ibadah baru dan lebih representatif.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi mendalam atas kerja sama seluruh pihak yang berperan dalam pembangunan rumah ibadah tersebut.
“Pemerintah Kota Ternate memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya sehingga rumah ibadah ini dapat berdiri megah dan digunakan,” ungkap Sekda dalam agenda peresmian tersebut.
Ia menegaskan bahwa kehadiran rumah ibadah yang layak tidak hanya menjadi simbol kemajuan suatu daerah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat persaudaraan, toleransi, dan pembinaan mental spiritual di tengah masyarakat.
Sekda juga menyampaikan pesan Wali Kota Ternate agar pengurus gereja dan warga jemaat terus menjaga fasilitas yang telah dibangun serta memanfaatkannya sebagai pusat pembinaan umat dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pemerintah Kota Ternate, lanjutnya, akan terus mendukung pembangunan infrastruktur keagamaan di seluruh wilayah, termasuk daerah-daerah kepulauan seperti Batang Dua yang selama ini memiliki keterbatasan akses.
Tokoh agama yang hadir dalam kesempatan itu memberikan apresiasi kepada Pemkot Ternate melalui Sekda, serta berharap perhatian pemerintah terhadap Pulau Batang Dua terus berlanjut, tidak hanya dalam bidang keagamaan tetapi juga infrastruktur dasar lainnya.
Kehadiran dua gereja yang kini telah diresmikan ini diharapkan dapat menjadi pusat penguatan iman, pembinaan umat, serta semakin memperkokoh ikatan persaudaraan di Pulau Batang Dua. Peresmian ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Ternate dalam mewujudkan Ternate Kota Bahagia, yang menempatkan keharmonisan dan kerukunan sebagai fondasi pembangunan daerah.
Tim Redaksi
