Ternate — Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, Pemerintah Kota Ternate bersama Kejaksaan Tinggi Maluku Utara memperkuat sinergi pencegahan korupsi melalui berbagai langkah strategis di bidang tata kelola pemerintahan.
Wali Kota Ternate menegaskan bahwa komitmen perbaikan birokrasi terus ditingkatkan melalui penerapan sistem pengawasan dan akuntabilitas yang lebih transparan. “Berbagai langkah perbaikan tata kelola terus dilakukan. Capaian nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) Kota Ternate telah mencapai lebih dari 88 persen,” ujar Wali Kota.
Capaian tersebut menunjukkan konsistensi Pemkot Ternate dalam menindaklanjuti strategi pencegahan korupsi nasional serta memperbaiki kualitas layanan publik. Sistem MCP menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur efektivitas pengendalian korupsi di daerah, termasuk pengelolaan aset, perencanaan anggaran, pelayanan publik, dan manajemen aparatur.
Kolaborasi Pemkot Ternate dan Kejati Malut diharapkan semakin memperkuat integritas birokrasi dan menekan potensi penyimpangan yang dapat merugikan masyarakat dan daerah.
Pemerintah Kota Ternate menegaskan bahwa program pencegahan korupsi akan terus diperluas demi mewujudkan Kota Ternate yang bersih, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik yang profesional.
Tim Redaksi
