Ternate — Ternate Gastronomy Festival (TGF) 2025 kembali digelar dengan konsep yang lebih kaya dan modern. Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 16–17 Desember 2025 di Benteng Oranje, Ternate Tengah, ini mengusung tema besar “Perempuan dan Rempah”, sebuah pendekatan yang menyoroti peran perempuan dalam sejarah kuliner dan perjalanan rempah Nusantara, khususnya di Kepulauan Maluku Utara.
TGF 2025 dirancang sebagai living museum, yakni ruang perjumpaan budaya, kuliner, dan sejarah rempah Ternate yang diolah dalam sentuhan kreatif masa kini. Konsep ini memadukan warisan empat kesultanan Ternate dengan inovasi gastronomi modern, menjadikannya salah satu festival kuliner paling bernilai sejarah di kawasan timur Indonesia.
Festival ini menghadirkan berbagai program unggulan seperti Teater Kuliner, Live Cooking Demo, Food for Thoughts, Nostalgia Jajanan Tradisional, Pentas Makanan Jalanan, Pemutaran Film, Malut Artisan Market, Pasar Makanan dan Minuman, hingga Spice Trip—sebuah perjalanan tematik yang mengajak pengunjung meresapi jejak rempah dari perspektif budaya, sejarah, hingga rasa.
Selain menjadi wadah apresiasi budaya, TGF 2025 juga bertujuan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Festival ini menghadirkan kolaborasi antara petani, sejarawan, pelaku UMKM, komunitas kreatif, hingga pegiat seni. Mereka bersama-sama mengolah warisan alam Ternate menjadi atraksi budaya bernilai komersial dan edukatif.
Ketua pelaksana menyampaikan bahwa TGF 2025 bukan hanya festival kuliner, tetapi juga ruang pemberdayaan dan perayaan identitas. “Pelaksanaan festival ini sekaligus mengukuhkan kembali identitas Ternate sebagai The Spice City, kota yang sejak berabad-abad lalu dikenal sebagai pusat perdagangan rempah dunia,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum ini diharapkan mampu menempatkan Ternate sebagai destinasi wisata gastronomi unggulan dan sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) yang layak bersaing secara nasional.
Festival tahun ini juga melibatkan banyak komunitas budaya dan kreatif, di antaranya Ngom Ngaruha, Kagounga, Glowing With Badaka, The Golden Boys, Talupa Group, Stranger Things, Pukat, Benang Merah, dan Beda Basudara. Mereka akan meramaikan berbagai sesi pertunjukan, pasar kreatif, hingga pertunjukan musik.
Dengan rangkaian acara yang memadukan rasa, sejarah, dan seni, Ternate Gastronomy Festival 2025 diproyeksikan menjadi salah satu event terbesar di akhir tahun. Masyarakat, wisatawan, dan pecinta kuliner dari berbagai daerah diharapkan dapat merasakan langsung kekayaan budaya rempah Ternate yang terus hidup dan berkembang.
Tim Redaksi
