Ternate — Suasana ceria tampak menyelimuti Kelurahan Jambula pada Selasa (9/12/2025). Para nelayan setempat kedatangan tamu penting, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang hadir bukan sekadar untuk menampung keluhan seperti biasanya, melainkan membawa kabar gembira: penyerahan langsung bantuan armada tangkap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, terdapat 10 unit armada tangkap berkapasitas 1,5 GT yang disalurkan kepada 10 nelayan penerima manfaat. Penyerahan dilakukan langsung oleh Gubernur Sherly, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Malut, Fauzi Momole.
“Kalian minta 6, saya kasih 10!” ujar Gubernur Sherly disambut tepuk tangan meriah dari warga yang hadir di lokasi acara.
Bantuan ini diharapkan mampu menambah semangat nelayan dalam melaut serta menjadi pendorong peningkatan ekonomi keluarga pesisir di Jambula.
Setelah penyerahan kapal, Gubernur Sherly melanjutkan agenda dengan berdialog santai bersama warga. Salah satu topik utama yang dibahas adalah rencana pembangunan breakwater (pemecah ombak) yang sudah lama dinantikan masyarakat pesisir Jambula.
Menurutnya, proyek breakwater sepanjang 200 meter dengan anggaran Rp 20 miliar itu telah menjadi perhatian pemerintah. Ia menegaskan bahwa dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Kementerian PUPR dan anggota DPR RI asal Malut, Irine Yusiana Roba Putri.
“Mudah-mudahan pembangunan breakwater ini bisa terlaksana tahun 2026,” ungkap Gubernur.
Tak berhenti pada penyaluran armada tangkap, Gubernur Sherly juga membocorkan rencana bantuan nelayan untuk tahun mendatang, yakni bantuan mesin kapal.
Pemprov, jelasnya, hanya menyiapkan mesin, sementara untuk perahu, para nelayan dapat memanfaatkan fasilitas pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) sebagai skema pembiayaan.
“Saya sudah ketemu OJK dan pimpinan Bank. Kalau bapak-bapak bersedia, mereka bisa memberikan pinjaman Rp 30 sampai Rp 35 juta,” ujar Sherly, membuka peluang bagi nelayan untuk memiliki perahu lebih baik dan lebih layak.
—
Tim Redaksi
