Ternate — Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menyatakan kesiapannya menjadi salah satu lokus persiapan digitalisasi bantuan sosial (bansos) tahun 2026. Langkah ini sejalan dengan program nasional untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos di seluruh Indonesia.
Wali Kota Ternate menegaskan bahwa digitalisasi bansos merupakan momentum penting bagi daerah untuk menerapkan tata kelola penyaluran bantuan yang lebih efektif dan berbasis teknologi.
“Ini adalah peluang besar bagi Kota Ternate untuk memperkuat tata kelola bantuan sosial berbasis teknologi. Kami siap berkolaborasi dengan kementerian dan lembaga terkait agar penyaluran bansos ke depan semakin tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” ungkap Wali Kota.
Dengan menjadi lokasi uji persiapan digitalisasi, Ternate akan mendapatkan berbagai pendampingan teknis, integrasi data, serta penguatan sistem informasi bansos. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi risiko data ganda, mempercepat layanan, dan memastikan masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan sesuai kategori dan hak mereka.
Pemkot Ternate juga berkomitmen meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, kementerian, perbankan, serta pendamping sosial agar program ini dapat berjalan optimal.
Program digitalisasi bansos tahun 2026 dinilai sebagai langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola bantuan yang modern, efisien, serta selaras dengan transformasi digital dalam pelayanan publik.
Tim Redaksi
