HALMAHERA BARAT — Mewakili Badan Pengurus dan seluruh anggota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat, Sekretaris Badan Pengurus PPPK, Yerobeam Saribu, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat, DPRD, serta seluruh instansi terkait atas upaya serius dan tindak lanjut nyata dalam mengakomodir aspirasi para tenaga honorer.

Yerobeam menegaskan bahwa perhatian dan komitmen pemerintah daerah terhadap nasib kurang lebih 1.405 tenaga honorer yang kini terakomodir menjadi PPPK Paruh Waktu di berbagai instansi merupakan langkah bersejarah dan penuh makna. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap kesejahteraan dan kepastian kerja para abdi negara.
“Atas nama Badan Pengurus dan seluruh anggota PPPK di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah dan DPRD yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam menindaklanjuti aspirasi kami. Langkah ini sangat kami hargai karena memberikan harapan dan kepastian masa depan bagi ribuan honorer,” ujar Yerobeam.
Ia menambahkan, langkah-langkah strategis yang telah diambil pemerintah daerah mencerminkan keseriusan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berkeadilan, profesional, dan berorientasi pada kesejahteraan aparatur sipil negara. Oleh karena itu, pihaknya berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dengan baik dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya.
Dalam kesempatan tersebut, Yerobeam juga mengungkapkan bahwa proses perjuangan menuju pengakuan dan pengangkatan PPPK Paruh Waktu bukanlah perjalanan yang mudah. Badan Pengurus dan seluruh anggota honorer, kata dia, kerap menghadapi berbagai tantangan dan tekanan, termasuk munculnya keraguan dari sejumlah pihak terhadap arah kebijakan pemerintah daerah.
“Dalam perjalanan perjuangan ini, kami diperhadapkan dengan berbagai tekanan dan opini yang menyudutkan. Bahkan sempat berkembang anggapan bahwa skema PPPK Paruh Waktu tidak mungkin diakomodir. Hal ini memicu keresahan dan mendorong sebagian teman-teman honorer untuk mendesak agar dilakukan aksi,” jelas Yerobeam.
Namun demikian, ia menegaskan bahwa Badan Pengurus tetap berpegang teguh pada komitmen dan keyakinan untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah dan DPRD. Dengan penuh optimisme, pihaknya meyakinkan seluruh honorer agar tetap bersabar, menjaga semangat, serta mempercayai proses yang sedang berjalan.
“Kami terus menanamkan keyakinan kepada teman-teman honorer bahwa meskipun daerah sedang mengalami defisit keuangan, pemerintah daerah dan DPRD tetap memiliki komitmen untuk menindaklanjuti pengusulan ini hingga final. Dan hari ini, keyakinan itu terbukti,” kata Yerobeam dengan penuh keyakinan.
Ia menekankan bahwa secara konstitusi dan peraturan perundang-undangan, hak para honorer dijamin oleh asas kepastian hukum. Pendekatan persuasif yang dilakukan oleh Badan Pengurus bersama pemerintah daerah akhirnya membuahkan hasil nyata.
“Ini adalah hadiah Natal dari Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Barat kepada 1.405 honorer PPPK Paruh Waktu. Kami hanya dapat mendoakan agar seluruh proses birokrasi ke depan berjalan dengan lancar dan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya.
Saat ini, sebanyak kurang lebih 1.405 tenaga honorer tengah berada dalam tahapan pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH). Dalam proses tersebut, Yerobeam juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada berbagai instansi yang telah memberikan pelayanan publik secara maksimal.
“Kami memberikan penghargaan dan terima kasih kepada Polres Halmahera Barat, Kantor BPJS, Kantor Pajak Halmahera Barat, serta dinas-dinas terkait lainnya yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Pelayanan yang diberikan sangat luar biasa sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Tak lupa, Yerobeam juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua, basudara, dan keluarga para honorer yang selama ini terus memberikan dukungan moral, doa, tenaga, serta pikiran sehingga perjuangan panjang tersebut dapat membuahkan hasil.
Menutup pernyataannya, Yerobeam menegaskan bahwa Badan Pengurus dan seluruh anggota PPPK Paruh Waktu berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan mendukung kepentingan pembangunan daerah dengan satu tekad bersama, yakni mewujudkan transformasi pemerintahan yang berkeadilan bagi masyarakat Kabupaten Halmahera Barat.
“Ini adalah cermin harapan masyarakat Halmahera Barat. Semoga langkah-langkah membangun negeri ini selalu berada dalam lindungan dan petunjuk-Nya. Pesan kami, ‘Semua untuk satu dan satu untuk semua, bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh’,” pungkas Yerobeam.
Redaksi: Titus
