Panglima Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, bersilaturahmi dengan Sultan Ternate
DAERAH
Ternate – Panglima Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, bersilaturahmi dengan Sultan Ternate, Hidayatullah Sjah, di Kedaton Kesultanan Ternate. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan Kesultanan Ternate sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat adat di Maluku Utara. Kamis (22/10).
Dalam pertemuan itu, Nefra Firdaus menyampaikan bahwa Maluku Utara kini memiliki Komando Daerah Militer (Kodam) sendiri, yakni Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha. Kehadiran Kodam diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pertahanan wilayah serta meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat.
Selain mempererat hubungan kelembagaan, Pangdam juga menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya generasi muda Maluku Utara yang berminat menjadi prajurit TNI.
Menurutnya, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha berencana memberikan pembinaan dan pendampingan bagi calon prajurit melalui latihan jasmani, pembekalan psikologis, serta persiapan kesehatan.
Pembinaan tersebut diharapkan membantu putra-putri daerah mempersiapkan diri secara optimal sebelum mengikuti tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI, baik dari aspek fisik, mental, maupun kesehatan.
Pangdam menilai, persiapan sejak dini menjadi salah satu faktor penting bagi calon prajurit dalam menghadapi proses seleksi. Karena itu, generasi muda Maluku Utara didorong untuk menjaga kebugaran, kesehatan, dan kesiapan mental sesuai persyaratan resmi yang berlaku.
Ia berharap, melalui program pembinaan tersebut, semakin banyak putra-putri Maluku Utara yang memiliki kesiapan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI.
Kunjungan ke Kedaton Kesultanan Ternate ini juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi dan memperkuat hubungan antara Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dengan Kesultanan Ternate. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung pemeliharaan persatuan, stabilitas wilayah, serta pembangunan di Maluku Utara. (Tim/Red).